Sosial - Lingkungan

Gerakan Nyala Hijau

Edukasi & aksi pelestarian lingkungan: penghijauan, pengelolaan sampah, dan kegiatan sosial.

Estimasi biaya
Rp 520 jt
Target penerima
300
Penerima aktual
300

Tentang Program

Gerakan Nyala Hijau merupakan program inisiatif dari Edukasi Bumi Indonesia (EBI Foundation) yang bertujuan menumbuhkan kesadaran, memberikan dukungan, dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Program ini hadir sebagai respons terhadap berbagai permasalahan lingkungan, seperti deforestasi, pencemaran, dan menurunnya kualitas ekosistem. Melalui Gerakan Nyala Hijau, masyarakat diajak untuk mengambil langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan melalui edukasi, aksi, dan kolaborasi.

🌿 Edukasi Lingkungan β€” Meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam melalui seminar, kampanye, dan kegiatan edukatif.

🌳 Aksi Penghijauan β€” Melaksanakan penanaman pohon, rehabilitasi lahan, serta pengelolaan sampah untuk mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.

🀝 Pemberdayaan Komunitas β€” Mengajak masyarakat, sekolah, komunitas, dan relawan untuk berkolaborasi dalam berbagai kegiatan sosial dan aksi lingkungan yang memberikan dampak nyata.

♻️ Gerakan Berkelanjutan β€” Mendorong terbentuknya kebiasaan ramah lingkungan melalui aksi sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari demi menjaga bumi untuk generasi mendatang.

Kegiatan & Estimasi Biaya

  • Sosialisasi Pengolahan Sampah Sekolah

    planned
    Estimasi
    Rp 350 jt
  • Penanaman Pohon Mangrove / Non Mangrove

    planned
    Estimasi
    Rp 100 jt
    Penerima
    10
  • Cleanup Sampah

    planned
    Estimasi
    Rp 20 jt
  • Analisis & Sosialisasi Pengelolaan Sampah Masyarakat

    planned
    Estimasi
    Rp 50 jt

Studi Kasus

Studi Kasus

Contoh nyata program yang sudah berjalan β€” geser untuk menelusuri.

1 Website

Terbuatnya website biodiversity

Gerakan Nyala Hijau

Pembuatan Website Biodiversity untuk Sekolah Adhiwiyata

Sekolah Adiwiyata dituntut mendokumentasikan keanekaragaman hayati di lingkungannya sebagai bagian dari penilaian, namun data flora dan fauna masih tersebar dalam catatan manual, foto lepas, dan ingatan guru. Tidak ada satu wadah yang rapi, mudah diperbarui, dan bisa diakses siswa maupun tim penilai. Akibatnya proses pelaporan lambat dan potensi edukasi dari kekayaan hayati sekolah belum tergarap.

Lihat detail

150 Anak

Terselenggaranya kegiatan sosialisasi penyuluhan sampah

Gerakan Nyala Hijau

Sosialisasi Pengolahan Sampah kepada Anak Usia Dini (SD)

Kebiasaan memilah dan mengelola sampah paling efektif ditanamkan sejak dini, namun anak usia SD sulit memahami materi lingkungan yang disampaikan secara abstrak atau ceramah searah. Sekolah membutuhkan pendekatan yang sederhana, menyenangkan, dan sesuai daya tangkap anak agar pesan tentang sampah benar-benar melekat, bukan sekadar dihafal.

Lihat detail

500 Bibit Mangrove

Penanaman Pohon Mangrove

Gerakan Nyala Hijau

Voluntrip : Sustainable Emission Reduction Initiative Cirebon

Kerusakan ekosistem pesisir/mangrove yang mengancam garis pantai, keanekaragaman hayati, dan kemampuan alam menyerap karbon. Di sisi lain, ekonomi UMKM lokal dan potensi budaya-kuliner Cirebon perlu didorong agar pelestarian lingkungan berjalan seiring dengan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Tantangan besarnya: mewujudkan komitmen Net Zero Emission dalam bentuk aksi nyata, bukan sekadar wacana.

Lihat detail

36 Kantong Sampah

Pengangkutan Kantong Sampah

Gerakan Nyala Hijau

JK Bukittinggi 2026 : Gerakan Bersih, Pilah, dan Berbagi

Persoalan sampah di ruang publik dan kota Bukittinggi yang menumpuk serta belum terkelola dengan baik. Rendahnya kesadaran dan kebiasaan memilah sampah di masyarakat, sehingga sampah organik dan anorganik masih tercampur. Selain itu ada sisi sosial: kepedulian antarwarga yang perlu ditumbuhkan, tidak berhenti pada urusan kebersihan saja.

Lihat detail

25 Orang Masyarakat

Penerima Pelatihan Pengolahan Sampah

Gerakan Nyala Hijau

Pelatihan Pengolahan Sampah Organik

Kondisi "Bandung Darurat Sampah" β€” volume sampah, khususnya sampah organik rumah tangga, yang menumpuk dan belum terkelola dengan baik di tingkat masyarakat. Rendahnya pengetahuan dan keterampilan warga dalam mengolah sampah organik secara benar menyebabkan sampah terbuang percuma, padahal sebenarnya bisa diolah menjadi sesuatu yang bernilai manfaat.

Lihat detail
Lihat semua studi kasus

Adopsi program ini

Jadikan Gerakan Nyala Hijau bagian dari TJSL/CSR perusahaan Anda β€” lengkap dengan indikator dampak, kuitansi ber-NPWP, dan laporan terstruktur.